
Mitra eksklusif Apple di AS, AT&T tak akan mengharuskan pembeli iPhone 3G untuk berlangganan layanannya selama dua tahun. Namun, pembeli harus merogoh kocek 400 dollar AS lebih mahal.
iPhone 3G baru akan dijual pertama kali di AS pada 11 Juli nanti. Dengan berlangganan selama dua tahun di jaringan seluler At&T, pembeli bisa membawa pulang iPhone seharga 199 dollar AS atau 299 dollar AS tergantung ukuran memorinya. Biaya langganan paling murah adalah 70 dollar AS per bulan dan belum termasuk pajak. Dengan langganan sebesar itu, pengguna bebas menelepon 450 menit dan bebas mengakses email dan Internet.
Tanpa berlangganan iPhone tak dapat digunakan karena sistemnya dikunci agar hanya dapat bekerja di jaringan AT&T. Namun, AT&T mempertimbangkan untuk menjual iPhone tanpa skema langganan. iPhone 3G akan dijual 599 dollar AS untuk yang berkapasitas memori 8 GB dan 699 dollar AS untuk 16 GB. Meski demikian, rencana tersebut baru akan ditawarkan suatu saat nanti. Sayang, ia tak menyebutnya kapan.
"Tapi dengan kontrak atau tidak, telepon tetap dikunci agar bekerja di jaringan AT&T," ujar Michael Coe, jurubicara AT&T. Hal tersebut wajar karena menurut sejumlah pihak AT&T harus menyubsidi penjualan iPhone sekitar 300-350 dollar per unit dan memperoleh keuntungan dari biaya angganna bulanannya.
Meski demikian, sejumlah orang telah mengembangkan cara untuk membuka sistem proteksi pada iPhone sehingga dapat digunakan pada jaringan seluler lainnya. Hal tersebut turut meningkatkan poluaritas iPhone sampai ke luar AS, termasuk Indonesia. Tidak bisa lewat jalur resmi, lewat pasar gelap pun banyak beredar.