
Windows Vista, begitu menurut Microsoft, sedang menuju kesuksesan dengan catatan angka penjualan 180 juta lisensi. Sistem operasi pengganti Windows XP ini disebukan laris manis di kalangan OEM maupun ritel.
Namun menurut lembaga riset pasar Devil Mountain Software, tidak banyak lisensi Vista yang benar-benar digunakan. Bahkan nyaris 35% dari pengguna yang membeli PC baru dalam kurun enam bulan terakhir ini melakukan downgrade sistem operasi Vista-nya ke Windows XP. Trend ini, tulis Devil Mountain, akan terus berlanjut walaupun Microsoft telah menghentikan Windows XP dari penjualan ritel dan OEM sejak Juni lalu.
Hasil di atas diperoleh Devil Mountain setelah mendapatkan data sukarela dari 3000 lebih pengguna di jaringan berbasis komunitas globalnya. Devil Mountain kemudian mencocokkan data vendor dan ID sistem dari database exp,performance.network dan membandingkannya dengan tawaran vendor sistem. Cara ini memungkinkan mereka memperkirakan jumlah sistem yang dikapalkan dalam enam bulan terakhir.
“Mesin-mesin itu mungkin saja di-downgrade oleh Dell atau HP, atau oleh pengguna setelah mereka mendapatkannya,” kata Craig Barth (Chief Technology Officer, Devil Mountain). “Apa pun kasusnya, mesin-mesin itu tidak lagi menjalankan Vista.” EULA (end user licence agreement) untuk Vista Business (termasuk Vista Enterprise) dan Vista memang memperbolehkan pengguna untuk melakukan downgrade ke Windows XP Professional.
Angka 35% di atas, tambah Barth, adalah perkiraan dan bukannya angka pasti. Namun menurutnya angka itu sudah merupakan indikasi bahwa orang telah memanfaatkan peluang downgrade dari Vista. Nah, apakah Anda juga termasuk yang men-downgrade Vista Anda?