Untitled Document
Kamis , 30 Apr 2026 Today : 296 - Total : 669,598  
Berita ITC Website Aktivitas Biodata  
Index
 
 
 
 
 
Perang 4G Baru Dimulai
[Senin, 31 Mar 2008 (105183 x]
 
 
PADA acara kongres tahun lalu di Barcelona, Spanyol, pihak GSMA belum berani mengatakan apakah pihaknya sudah memikirkan teknologi 4G bagi para anggotanya. Namun, dalam kongres yang berlangsung 11-14 Februari 2008 di tempat yang sama, Fira de Barcelona, mereka sudah sangat yakin bahwa teknologi long term evolution (LTE) mampu menandingi Wi- MAX yang sudah lebih dulu berjalan
di depan.

Bahkan waktu itu pertanyaan Kompas tentang rencana pengembangan 4G kepada Ketua GSMA Craig Ehrlich, dalam wawancara dengan tiga wartawan Indonesia, terkesan 4G tidak dilihat sebagai prioritas. Namun, kali ini secara dramatis GSMA mengubah nama pesta akbarnya dari 3GSM World Congress menjadi Mobile World Congress, tidak ada lagi batasan terminologi 3GSM atau 3G yang berafiliasi pada GSM.

Keragu-raguan sudah hilang, ketika pihak Ericsson sebagai pemrakarsa pengembangan LTE pada waktu itu baru menyebut LTE sebagai cikal bakal 4G. Bahkan, dalam wawancara wartawan Indonesia dengan Hakan Eriksson, Senior Vice President and General Manager Ericsson, pada Senin (11/2), terlihat pencapaian kecepatan LTE bukan hanya menyamai persyaratan kecepatan 100 Mbps (megabit per detik) seperti pada awalnya, tetapi bahkan bisa mencapai 300 Mbps untuk kondisi bergerak.

Sebagai konsekuensinya, GSMA harus mendorong evolusi kecepatan 3.5G (HSPA) lebih cepat sebelum masuk ke teknologi LTE. Termasuk mendorong vendor perangkat terminal ataupun modem untuk bergerak lebih cepat dan tentu juga mempersiapkan muatan yang akan mengisi atau memanfaatkan jalan tol digital itu.

Saat ini LTE masih dalam pengembangan 3GPP (Third-Generation Partnership Project) meski selama pameran berlangsung Ericsson sudah berhasil melakukan percobaan dengan perangkat bergerak. Berbagai tes LTE bahkan sudah dilakukan pada pameran tahun sebelumnya dan kali ini lebih pada penyempurnaan.

Peralatan yang diproduksi untuk pengguna umum masih pada teknologi high-speed packet acc ess (HSPA) karena pengoperasian alat ini sangat bergantung pada kemampuan jaringan yang tersedia. Sony Ericsson baru saja mengeluarkan produk dengan kecepatan akses tertinggi saat ini, yaitu EC400 dan EC400g, yang keduanya mampu melakukan akses downlink sampai 7,2 Mbps dan uplink sampai 2 Mbps.

Protektif

Sementara Samsung di Korea juga sudah meluncurkan produk berkecepatan downlink 7,2 Mbps, tetapi tidak disebutkan kecepatan uplink. Sayangnya, dalam pameran kali ini Samsung terlihat protektif karena di setiap meja tempat produk dipamerkan (dicoba) ada tanda larangan memotret yang tidak biasa dalam sebuah pameran internasional. Produk yang memanfaatkan akses internet sangat menonjol dalam pameran kali ini, dengan bentuk menyerupai notebook mini dengan berbagai variasi. Apakah bentuk yang bisa dilipat seperti produk Communicator atau digeser menyamping yang satu sama lain tidak mencontek persis dari produk vendor seb elumnya.

Termasuk yang memanfaatkan kecepatan jaringan adalah aplikasi video atau TV digital, Motorola meluncurkan mobile TV DH01n. Untuk kebutuhan hiburan ini, perusahaan Jepang membawakan kualitas layar VGA untuk layar LCD berukuran 3 inci.

Semua perangkat hiburan memperkuat tema layar keempat yang diusung dalam pameran tahun lalu, dengan layar ponsel sudah bisa digunakan untuk menyaksikan tayangan film pendek. Setelah sukses bekerja sama dengan Bollywood dan Sundance Institute dalam mengembangkan film pendek, sekarang GSMA menggandeng Mofilm. Pameran Rabu lalu bahkan menampilkan Robert Redford, seorang aktor, sutradara, dan presiden sekaligus penemu Sundance Institute dalam diskusi panel di belakang layar. Juga tampil aktris internasional Isabella Rossellini dalam diskusi di Istana Nasional.

Manfaatkan pita lebar

Pencapaian pengembangan jaringan berpita lebar (broadband ) telah menciptakan berbagai peluang baru. Bahkan, menurut Carl-Henric Svanberg, Presiden dan CEO Ericsson, 2007 merupakan tahun terobosan bagi konsumen untuk masuk ke komunikasipita lebar yang akan mengubah cara orang untuk beraktivitas.

Negara-negara salah satunya akan memelopori seperti bagaimana mengubah kebiasaan menonton televisi dari tayangan bersama (broadcast ) menjadi sebuah tontonan yang bersifat pribadi. ”Selama tahun 2007 merupakan pintu masuk bagi teknologi 3G dan HSPA yang komersial di 76 negara yang mayoritas beroperasi sampai kecepatan 3,6 Mbps atau bahkan lebih. HSPA evolusi alamiah bagi teknologi GSM/WCDMA yang digunakan lebih dari 86 persen jaringan nirkabel dunia saat ini,” kata Svanberg.

Alamiah

Evolusi alamiah ini yang diandalkan kelompok GSM untuk menyaingi teknologi WiMAX dan bahkan sekarang evolusi HSPA sedang berjalan. Dengan demikian, langkah-langkah yang terjadi saat ini lebih memperlihatkan penyempurnaan dari pencapaian tahun lalu, sementara perkembangan tahun ini lebihbersifat evolutif, dan tidak ada lompatan yang dramatis. Hal ini tampak dalam pameran.

Kongres mobile dunia ini menjadi ajang bergengsi para vendor komunikasi yang berlangsung setiap tahun. Biasanya melalui kongres dan pameran ini para vendor memperlihatkan pencapaian teknologi dan sekaligus sebagai peta jalan selama setahun ini. Tahun lalu sekitar 51.000 pengunjung menghadiri pameran dan tahun ini diperkirakan mencapai 53.000 pengunjung.

Permintaan Menkominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Mohammad Nuh, yang juga hadir dalam pesta nirkabel terbesar di dunia itu, mengajak semua yang hadir untuk mencermati kongres dan pameran mobile itu. Nuh yang tampil sebagai panelis dalam pertemuan government mobile juga menyempatkan melihat pameran.

Menkominfo menyampaikan ajakan itu dalam acara jamuan makan malam di sebuah restoran di Barcelona pada Senin malam atau Selasa pagi waktu Indonesia. Hadir para pemangku kepentingan telekomunikasi, baik operator, vendor, maupun pengusaha. Mereka datang menyaksikan pameran atau mengikuti kongres mobile di Barcelona.

"Kami sadar betul tidak akan mampu meng-cover semua perkembangan yang diperlihatkan di sini. Dengan demikian, kita bisa mengantisipasi perkembangan bisnis ataupun kemajuan teknologi yang terjadi,” kata Nuh seusai menyantap daging domba muda yang sangat khas.

Dari hasil pencermatan ini, Menkominfo berharap bisa membuat kebijakan yang tepat. Kalau bukan kebijakannya yang datang terlambat, ada kemungkinanjuga salah apabila tidak mampu melihat perkembangan zaman.

”Yang sering kita alami adalah kebijakan yang datangnya selalu lambat. Kalau toh ada keterlambatan, kalau bisa, ya, jangan terlalu jauh,” katanya. Untuk bisa mempertajam pencermatan itu, Nuh berencana mengumpulkan lagi para pemangku kepentingan yang hadir.

Kepada tiga wartawan Indonesia yang diundang dalam perjamuan itu, Menkominfo bertekad memberikan kesempatan kepada para pengusaha untuk melahirkan produk Indonesia. Jangan sampai masyarakat Indonesia hanya menjadi konsumen.

”Kapan lagi kalau tidak sekarang. Hasilnya pasti kalah dibandingkan
dengan produk yang sudah ada. Kalau perlu kita mulai dari desainnya dulu,” kata Nuh. Ia didampingi Dirut PT Telkom Rinaldi Firmansyah dan pengusaha Tanri Abeng.
 
sumber: AW Subarkah, Kompas.com
 
 
BERITA ITC TERBARU
 
Dirombak, Inikah Wajah Baru Yahoo?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 130008x
 
Seberapa Parah Koneksi Internet di Indonesia?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 118252x
 
Skype di Windows Phone 8
Rabu, 31 Oct 2012 - view 117208x
 
Penipuan Online Kian Canggih dan Membingungkan
Rabu, 02 May 2012 - view 157103x
 
Diakuisisi Facebook, Duo Pendiri Instagram Kaya Mendadak
Rabu, 02 May 2012 - view 139144x
 
 
 
 
 
 
 
Untitled Document
 
Copyright © 2006. Versi 3.2 @ 2011. Created by Irsyadi Siradjuddin. All Right Reserved. IDWEB.