Untitled Document
Minggu , 26 Apr 2026 Today : 93 - Total : 667,298  
Berita ITC Website Aktivitas Biodata  
Index
 
 
 
 
 
Pakai Telepon Gratis, Petani Tak Perlu Beli Ponsel
[Minggu, 15 Mar 2009 (105379 x]
 
 
MEMANFAATKAN berbagai layanan promosi telepon gratis, Pandu Petani Indonesia (Patani) berinisiatif akan memasang telepon gratis untuk petani di desa-desa. Fasilitas telepon umum tersebut ditujukan untuk memberi kemudahan berkomunikasi dan berbagi informasi pertanian antardaerah.

"Rencana pemasangan telepon untuk petani ini adalah salah satu wujud nyata dari program-program kita untuk para petani di desa," ujar Chandra Bakti, Sekretaris Jenderal Patani di sela-sela acara pelantikan pengurus wilayah Patani dan diskusi "Membangun Pertanian Tangguh" di Jakarta, akhir pekan lalu.

Ia menerangkan bahwa dalam rangka mewujudkan rencana tersebut, Patani telah bekerja sama dengan PT Multimedia Sarana Komunikasi dalam penyediaan pesawat telepon yang berteknologi GSM tersebut. Prototipe dari telepon yang diberi nama telepon multimedia perdesaan ini pun telah dipamerkan dan dicoba pada kesempatan acara tersebut.

Gratis 2 menit

"Telepon ini tidak membutuhkan kabel karena telepon ini menggunakan teknologi GSM, " ujar Natalio kepada Kompas.com. Ia menerangkan bahwa fasilitas kemudahan yang akan didapat oleh para petani nantinya adalah fasilitas telepon gratis.

Para pengguna, menurutnya, akan diberikan jatah gratis menelepon satu menit setiap kali melakukan panggilan. Hak tersebut hanya berlaku dua kali menelepon setiap hari. Namun, fasilitas telepon gratis tersebut hanya berlaku untuk menelepon ke sesama operator yang digunakan pada telepon umum tersebut.

"Jadi, pengguna nantinya akan mendapatkan telepon gratis dua menit ke nomor yang sama per hari," jelas Natalio.

SIM Card Sendiri

Di samping layanan telepon gratis, telepon pedesaan ini juga tetap dapat digunakan para petani untuk menelepon ke nomor mana pun meskipun berbeda operator. Setiap pengguna hanya perlu membawa SIM card sendiri.

"Kita menyediakan slot card untuk memasukkan kartu chip GSM," terang Natalio.

Tentu saja biaya telepon ditanggung sendiri. Namun, dengan tersedianya telepon umum GSM ini, petani tak perlu mengeluarkan uang yang cukup besar untuk membeli ponsel sendiri.

Natalio juga menjelaskan bahwa telepon ini juga bisa menggunakan kartu chip GSM bagi mereka yang mau menelepon tanpa batas waktu dua menit yang diberikan.

Namun, layanan tersebut sangat tergantung dengan operator yang bekerja sama di daerah tersebut. "Kita tidak terpatok dengan satu operator ya. Tapi kita lihat operator mana yang kuat untuk di daerah tersebut," ujar Natalio.

Selain itu, telepon ini juga dilengkapi dengan layar yang cukup lebar untuk display. Layar tersebut juga akan dipakai untuk menyajikan iklan yang nantinya akan menambah pemasukan untuk pemeliharaan telepon tersebut.

Namun sayangnya, telepon ini tidak menyediakan fasilitas SMS. "Sebenarnya telepon ini bisa buat SMS, tapi untuk sementara kami lock," ujar Natalio.

Ketika ditanyakan apakah penggunaan chip GSM ini akan memakan tarif yang mahal untuk beda operator, ia meyakinkan bahwa nantinya akan diusahakan agar penggunanya mendapatkan tarif spesial untuk telepon ini.

Chandra menjelaskan bahwa Patani telah merencanakan konsep ini telah berjalan dari akhir tahun 2008 dan rencananya akan diluncurkan sekitar bulan Juni bersamaan dengan rencana Patani untuk mengadakan expo tani.

 
sumber: kompas.com
 
 
BERITA ITC TERBARU
 
Dirombak, Inikah Wajah Baru Yahoo?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 129991x
 
Seberapa Parah Koneksi Internet di Indonesia?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 118233x
 
Skype di Windows Phone 8
Rabu, 31 Oct 2012 - view 117194x
 
Penipuan Online Kian Canggih dan Membingungkan
Rabu, 02 May 2012 - view 157088x
 
Diakuisisi Facebook, Duo Pendiri Instagram Kaya Mendadak
Rabu, 02 May 2012 - view 139127x
 
 
 
 
 
 
 
Untitled Document
 
Copyright © 2006. Versi 3.2 @ 2011. Created by Irsyadi Siradjuddin. All Right Reserved. IDWEB.