
Rupanya kesuksesan Apple dengan App Store membuat Nokia tergiur untuk ikut mengembangkan toko online. Untuk itu, Nokia memutuskan memangkas 360 karyawan di layanan internet dan berfokus pada toko online-nya, Ovi Store untuk menantang kedigdayaan Apple.
"Kesuksesan yang diraih Apple dengan iPhone dan App Storenya, merupakan pukulan telak bagi industri mobile secara keseluruhan," ungkap Bengt Nordstrom, Chief Executive of telecoms consultant Northstream.
Nordstrom menambahkan, "20 tahun perjuangan para operator dan vendor menciptakan aplikasi mobile yang disukai konsumen, direbut dalam sekejap saja oleh seseorang yang tidak pernah melakukan itu sebelumnya."
Pihak Nokia optimistis, dengan pasar mereka yang lebih besar daripada Apple, Ovi akan mampu merangkul 50 juta konsumen saat dibuka Mei nanti.
Meski begitu, hal ini bukanlah jaminan kesuksesan Nokia, mengingat mereka baru memasuki bisnis ini dan telah ketinggalan langkah dibanding Apple. Untuk itu Nokia mencoba menggaet pengembang iPhone untuk turut menciptakan program-program atraktif bagi ponsel Nokia.
Selain melakukan penutupan ratusan pekerjaan di bisnis internet, Nokia rencananya juga akan memangkas sekitar 90 karyawan di unit IT internal dan industri yang terkait di dalamnya.