Untitled Document
Sabtu , 25 Apr 2026 Today : 176 - Total : 667,095  
Berita ITC Website Aktivitas Biodata  
Index
 
 
 
 
 
Berlomba di Pasaran Ponsel dan Komputer
[Selasa, 15 Sep 2009 (105578 x]
 
 
Konvergensi teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi memasuki babak baru. Dalam perkembangan 30 tahun ke depan akan muncul bentuk-bentuk baru teknologi, bisnis, serta gaya hidup menyongsong kehadiran pengguna telepon seluler yang ke-2 miliar.

Pencangkokan teknologi, penataan bisnis, dan pengubahan gaya hidup menjadi sentra penting dalam lima tahun ke depan.

Ini yang ditangkap dari keseluruhan rangkaian acara Nokia World 2009 yang diselenggarakan di Stuttgart, Negara Bagian Baden-Württemberg, Jerman bagian selatan, pada awal September ini. Selain mengetengahkan pandangan perkembangan teknologi komunikasi informasi, Nokia World 2009 juga menghadirkan berbagai produk terbaru, mulai dari komputer notebook Nokia Booklet 3G, Nokia N 900 Maemo, Nokia N97 Mini, Nokia 5230, Nokia 5800 Navigation Edition, serta dua seri ponsel Nokia musik, yakni X3 dan X6.

Selain memperkenalkan perangkat keras, Nokia World 2009 juga memperkenalkan kerja sama baru dengan Facebook untuk mengintegrasikan aplikasi jejaring sosial paling populer di dunia dengan ponsel- ponsel Nokia. Ada juga jasa baru yang ingin diterapkan Nokia dalam bentuk Nokia Money melalui kerja sama dengan Obopay Inc melaksanakan transaksi keuangan nonbank bagi miliaran orang yang tidak terakses perbankan modern.

Olli-Pekka Kallasvuo, Presiden dan CEO Nokia, dalam sambutan pembukaannya menekankan penting dan ketertarikan perusahaan ponsel terbesar asal Finlandia ini terhadap jejaring sosial internet dan memperkenalkan konsep yang disebut sebagai So-Lo atau Social Location (lokasi sosial), yang memadukan informasi alamat kontak dalam ponsel dengan lokasi fisik dan dicampur dengan aplikasi Facebook.

Menurut Kallasvuo, kehadiran konsep teknologi ini membawa miliaran orang di seluruh dunia ke sebuah era baru dalam berinteraksi satu sama lain.

”Ungkapan kalimat sapaan ’ada di mana?’ menjadi sangat penting dan signifikan seperti ungkapan ’apa kabar?’,” katanya. Semua ini dikemas dalam layanan baru portal OVI yang menjadi jangkar masuknya Nokia ke jejaring internet.

Pemain serius

Pada bagian lain, Anssi Vanjoki yang menjabat sebagai Vice President Markets Nokia, seperti juga bosnya Kallasvuo, menekankan bahwa perubahan yang terjadi dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi bukan lagi sebuah pilihan, tapi harus diterapkan sepenuhnya. Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa Nokia akan menjadi pemain serius dalam mengembangkan ponsel cerdas.

Pria yang dikenal sebagai pembawa visi Nokia yang bergabung dengan perusahaan Finlandia tahun 1991 ini mengatakan, ”Cuma soal waktu sebelum Nokia menjadi pemain utama dalam bisnis ponsel berbasis papan ketik QWERTY.” Vanjoki mengacu pada pernyataannya memperkenalkan N97 Mini dan melanjutkan bahwa seri N97 ini akan dibuat sebanyak 2 juta unit.

Berbicara tentang musik digital, Vanjoki dalam acara itu juga menjelaskan perbedaan signifikan dalam harga antara iTunes yang menjadi andalan Apple dengan OVI yang juga menjadi portal musik digital Nokia. Dikatakan, dalam setahun, pembeli musik digital di iTunes menghabiskan dana sekitar 934 euro (sekitar Rp 14 juta), sedangkan pada OVI penggunanya hanya membayar sepertiganya.

Vanjoki juga mengumumkan harga Nokia Booklet 3G dan Nokia N900 Maemo yang diharapkan menjadi momentum baru perusahaan ponsel ini di era jejaring sosial internet. Yang menarik, Vanjoki menjelaskan bahwa Nokia N900 yang menggunakan sistem operasi terbuka dan bisa digunakan sebagai perangkat teleponi (sebelumnya N770 dan N800 hanya sebagai PDA) adalah generasi keempat dalam sistem operasi yang dijagokan Nokia.

Ini, antara lain, menjelaskan kenapa Nokia Booklet 3G menggunakan sistem operasi Windows 7 terbaru buatan Microsoft. Indikasi ini tecermin dari jawaban Jonas Geust, Vice President Multimedia Nokia, ketika menjawab pertanyaan Kompas, apakah Nokia masih harus mematangkan sistem operasi Maemo yang berbasis Linux untuk digunakan pada layar lebar di atas 5 inci (diagonal 12,7 cm) maupun penggunaan prosesor kecepatan tinggi seperti Atom Z530 buatan Intel Corp dengan kecepatan 1,6 GHz.

Inti bisnis

Kehadiran Nokia Booklet 3G memang mendorong berbagai pertanyaan, seperti kenapa perusahaan produsen ponsel terbesar di dunia ini mulai memasuki pasaran teknologi komputer yang bukan menjadi inti bisnisnya, walaupun ponsel cerdas sendiri bisa dikategorikan sebagai komputer saku yang mudah dibawa-bawa.

Tantangan yang dihadapi Nokia dalam lima tahun ke depan memang mampu mengancam eksistensi bisnis dan penguasaan pangsa pasarnya bersaing memperebutkan penggunaan ponsel yang ke-2 miliar unit. Setidaknya, ada dua alasan, pertama, kehadiran ponsel cerdas seperti iPhone dan ponsel cerdas berbasis sistem operasi Android menjadi tantangan tersendiri dalam penyebaran dominasi teknologi ponsel canggih.

Kedua, dan paling serius, ancaman ponsel merek baru yang disebut dengan istilah ”white label” buatan RRC sebagai ponsel murah yang mulai menjalar secara cepat, khususnya di pasaran Asia. Kehadiran ponsel berbagai merek buatan China ini secara perlahan mulai mengancam eksistensi penguasaan pangsa pasar Nokia di sejumlah negara, yang tidak menguntungkan secara bisnis jangka panjang.

Persoalannya, apakah notebook buatan Nokia ini akan mampu menghadirkan tren baru memasuki pasaran jejaring sosial yang secara cepat dan merata digemari di seluruh dunia? Dengan harga jual sekitar Rp 8 juta, apakah Booklet 3G yang memiliki fitur yang tidak beda dari notebook dan netbook mampu bersaing dengan merek-merek global seperti Acer dan Dell?

Bagaimanapun, harus diingat bahwa skala ekonomi untuk membuat ponsel cerdas dan komputer sangat bertolak belakang, terutama berkaitan dengan harga komponen komputer yang lebih murah dibandingkan ponsel. Apakah Nokia yang memiliki keunggulan bermitra dengan operator seluler mampu bersaing dengan produsen komputer yang juga mulai bermitra dengan operator akan sangat tergantung dari berapa cepat masing-masing pihak memikat konsumen, terutama harga jual yang selama ini menjadi daya pikat sendiri di pasaran netbook.

 
sumber: kompas.com
 
 
BERITA ITC TERBARU
 
Dirombak, Inikah Wajah Baru Yahoo?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 129990x
 
Seberapa Parah Koneksi Internet di Indonesia?
Rabu, 31 Oct 2012 - view 118233x
 
Skype di Windows Phone 8
Rabu, 31 Oct 2012 - view 117192x
 
Penipuan Online Kian Canggih dan Membingungkan
Rabu, 02 May 2012 - view 157088x
 
Diakuisisi Facebook, Duo Pendiri Instagram Kaya Mendadak
Rabu, 02 May 2012 - view 139127x
 
 
 
 
 
 
 
Untitled Document
 
Copyright © 2006. Versi 3.2 @ 2011. Created by Irsyadi Siradjuddin. All Right Reserved. IDWEB.